Peristiwa

Enaknya Bergabung Di KBIHU An Nuuriyyah Klampok Yang Mampu Melunasi Calon Jamaah Haji yang kurang Ongkos Naik Haji

Teks Foto : KH. Misbahuddin saat memberikan bekal bagi calon jamaah haji tahun 2024.

GRESIK, DORRONLINENEWS.COM –
Asyiknya bergabung di KBIHU An Nuurriyah Klampok, Benjeng, Gresik yang dapat memberikan keleluasaan kepada calon jamaah Haji yang belum bisa melunasi. Untuk itu KBIHU dapat melunasinya dengan jalan mengangsur dan bunganya sangat rendah.

Selain itu Koperasi An Nuuriyyah juga menyediakan perlengkapan haji dan umroh lengkap mulai pakaian ihram dan perlengkapan lain.

“Ikut bergabung di KBIHU An Nuuriyyah serba lengkap dan semuanya tersedia bahkan bila ada yang belum melunasi Haji KBIHU sanggup melunasi dengan cara mengangsur”. Tutur KH Misbah.

Ada beberapa hal menarik yaitu Pembimbingnya ramah dan murah senyum. Sabar dan berjiwa besar yang bisa diteladani bagi calon Jamaah Haji. Pembimbingnya humoris sehingga membuat calon jamaah haji yang bergabung di KBIHU Semakin betah mendengarkan dawuh walaupun 4 jam mereka betah.

Saat pertemuan ketiga yang dilakukan KBIHU masalah kesehatan harus betul betul di jaga.
Untuk itu bagi calon jamaah haji diharapkan dapat saling bahu membahu antara yang satu dengan yang lainnya.

Sedang materi yang kedua yang disampaikan KH Misbahuddin mengenai tata cara Ihrom, wukuf di Arofah, Mabit di Muzdalifah, Mabit di Mina, Melempar Jumroh, Thowaf, Ifadhoh, Tahalul Awal dan Tsani dan Nafar awal dan Nafar Tsani.

Harapan KH Misbahuddin dengan di berikan buku panduan ini dapat dibaca di rumah dan dipahami sehingga nantinya pada saat di Makkah maupun Madinah tidak bertanya tanya lagi.

“Kita tinggal menunggu perintah dari ketua regu masing masing”. Tegasnya.

Sementara Hizol Mutakin dalam arahannya kepada calon jamaah haji diharapkan sewaktu si Makkah maupun Madinah hilangkan semua perasaan yang di rumah karena kita adalah tamu Allah, maka yang di rumah biarlah di urus di rumah. Kita mengutamakan jalani ibadah. Jelas KH Hizol.

“Keberagaman bangsa yang ada di Mekkah dan Madinah janganlah ditiru yang kurang baik. Kita meniru yang sesuai dengan bangsa Indonesia”. Tuturnya. (ono)

Komentar

Berita Terkait

Back to top button
Close