Peristiwa

Pembangunan Jembatan Pacuh – Tenggor Balongpanggang Di Keluhkan Masyarakat

Teks : Jembatan Pacuh – Tenggor yang tak kunjung selesai

GRESIK, DORRONLINENEWS.COM – Pembangunan Jembatan Penghubung desa pacuh dan Tenggor di pertanyakan warga karena lambanya pembangunan sehingga membuat para pengguna jalan tidak nyaman.

Hal ini dikarenakan adanya sekolah yang murid-muridnya dari desa Pinggir dan desa Dohoagung serta Tenggor sendiri sangat membutuhkan jalan itu.

Apalagi jembatan darurat sudah satu bulan sudah di bongkar dan tidak ada jalan lagi kecuali putar Dusun Tenggor, Bangle dan Nggadel.

“Kasihan anak sekolah harus putar putar kesana kemari”. Kata sumber yang enggan disebut namanya.

Lain lagi dengan Kepala desa Tenggor kecamatan Balongpanggang Kowianto dengan lamanya pengerjaan jembatan secara ekonomi masyarakat Tenggor yang dirugikan.

Kenapa saat ini panen maka mau tidak mau harga gabah akan jeblok karena para tengkulak banyak dari luar.

Belum juga kerusakan jalan poros desa yang pada saat ini musim hujan jalanya jadi hancur.

“Coba lihat jalan dusun Bangle sampai dusun Tenggor, sebelum adanya pembangunan jembatan pacuh, dan sesudah pembangunan pembangunan”. Katanya.

Saya merasa heran jembatan Lundo yang panjang selesai pada waktunya. Namun jembatan Pacuh yang pendek saja satu tahun belum selesai.

Namun Kabid Bina Marga Nanang ketika dikonfirmasi membenarkan bila pekerjaan proyek jembatan penghubung Pacuh – Tenggor belum selesai.

Kami sudah menghubungi pemilik CV untuk segerah melanjutkan pekerjaan. Kendati CV sudah dikenakan denda harian karena keterlambatan pekerjaan.

“Seperti buah simalakama untuk menangani proyek ini”. katanya. (ono)

Komentar

Berita Terkait

Back to top button
Close