Peristiwa

Ketua TP PKK Kecamatan Balongpanggang Terus Gerilya Untuk Perkecil Angka Stunting di Wilayahnya

Tf : Ketua TP PKK Kecamatan Balongpaggang saat berada di desa Babatan

GRESIK, DORRONLINENEWS.COM – Guna memperkecil angka stunting di wilayah Kecamatan Balongpanggang ketua TP PKK kecamatan Balongpanggang terus melakukan gerilya dari desa yang satu ke desa yang lain sebanyak 25 desa.

Ketua PKK kecamatan Balongpanggang bersama anggota terus melakukan gerilya di setiap desa se Kecamatan Balongpanggang guna memberikan sosialisasi kepada masyarakat di pedesaan, tentang Stunting yang menjadi polemik nasional.

Ketua TP PKK kecamatan Balongpanggang
Wiwin Siryani kepada media mengatakan hal ini perlu dilakukan karena masih banyak informasi dari Pemda Gresik belum disosialisasikan ke pada masyarakat bawa.

Untuk itu dengan penuh kesabaran perlu kita sosialisasikan kepada masyarakat misalnya tentang UHC dan peran dasa wisma PKK sangat besar dalam mengurangi angka stunting di kabupaten Gresik pada umumnya dan kecamatan Balongpanggang pada khususnya.

Karena masalah Stunting tidak hanya Pemerintah yang bertanggung jawab melainkan berbagai unsur juga ikut terlibat.

Utamanya kader Posyandu, dan kader Dasa wisma yang perlu mendapatkan pendidikan khusus tentang ciri – siri jika ada bayi yang mengalami Stunting.

Karena kader Posyandu yang langsung melakukan penimbangan balita dan pengukuran berat badan.

Adapun ciri balita yang mengalami Stunting diantaranya adalah: Tumbuh kembangnya lambat, Wajah tampak lebih muda dari anak seusianya. Berat Badan tidak naik cenderung menurun. Kemampuan fokus dan memori belajarnya tidak baik. Anak cenderung lebih oendiam. Fase pertumbuhan gigi anak melambat.

Dengan melihat ciri yang demikian adalah petugas Posyandu di desa segera koordinasi pada bidan desa.
Sehingga bidan desa dapat mengambil langkah.

” Mari kita semua untuk mewujudkan kecamatan Balongpanggang zero Stunting”. Pintanya. (ono)

Komentar

Berita Terkait

Back to top button
Close