Pendidikan

Usai Pelatihan Menulis Lahirlah Buku Antologi Puisi “Sepercik Cahaya” di Bumi UPT SMP Negeri 32 Gresik

Teks foto : UPT SMP Negeri 32 Gresik ciptakan Buku Antologi Puisi “Sepercik Cahaya”

GRESIK, DORRONLINENEWS.COM – Luar Biasa Kreatif dan Hebat! Kalimat ini layak disematkan untuk Tim Gerakan Literasi Sekolah (GLS) dan Siswa-siswi UPT SMP Negeri 32 Gresik.  Betapa tidak, semangat membumikan literasi di lingkungan sekolah patut diacungi jempol.

Dan lebih membanggakan lagi, belum genap satu bulan menggelar Pelatihan Menulis dengan menghadirkan wartawan senior yang juga penulis buku “Telisik Hati” Didik Hendriyono, S.Pd, Tim Gerakan Literasi Sekolah (GLS) dan Siswa-siswi UPT SMP Negeri 32 Gresik telah berhasil melahirkan sebuah karya.

Menariknya, Karya Perdana berupa Buku Antologi Puisi yang berjudul “Sepercik Cahaya” di Bumi UPT SMP Negeri 32 Gresik tersebut dilaunching pada Gelaran Upacara Bendera penuh khidmat dalam rangka memperingati Hari Guru Nasional. Upacara yang diselenggarakan di halaman sekolah, Senin (27/11/2023) ini dihadiri oleh kepala sekolah, guru, dan tenaga kependidikan serta seluruh siswa UPT SMP Negeri 32 Gresik.

Pada kesempatan tersebut, sekolah penggerak tahap 1 ini memberikan penghargaan kepada para guru berprestasi, selain itu juga melaunching Antologi Puisi “Sepercik Cahaya”, hasil karya siswa dan guru yang merupakan tindak lanjut dari pelatihan menulis bersama wartawan senior, Didik Hendriyono, S.Pd. yang dihelat beberapa waktu lalu.

Kepala UPT SMP Negeri 32 Gresik, Ahmad Hanif, S.Pd., M.Pd. mengatakan, sebagai upaya menumbuhkan talenta-talenta penulis pemula, Tim Gerakan Literasi Sekolah (GLS) UPT SMP Negeri 32 Gresik melakukan terobosan melaksanakan pelatihan menulis bagi siswa siswi terpilih.

“Beberapa siswa yang terpilih digembleng dengan motivasi pentingnya menulis dan hebatnya menjadi penulis oleh Jurnalis Kawakan Didik Hendriyono, S.Pd dan dibantu Tim GLS UPT SMP Negeri 32 Gresik,” ungkap Hanif membeberkan awal mula lahirnya Karya Perdana anak didiknya ini.

Alhamdulillah, wujud keseriusan Tim GLS, belum genap satu bulan usai pelatihan menulis, lahirlah karya buku Antologi Puisi “Sepercik Cahaya”. “Sebagai Edisi Perdana, saya sangat mengapresiasi dan merupakan hal yang luar biasa dari anak-anak UPT SMP Negeri 32 Gresik. Semoga terus berkembang dalam edisi selanjutnya,” ucap sang Kasek yang juga Guru Penggerak ini dengan nada penuh syukur.

Terpisah, Pembimbing Pelatihan Menulis Siswa UPT SMP Negeri 32 Gresik, Didik Hendriyono, S.Pd yang akrab disapa Telisik Hati mengaku bangga dan bersyukur atas lahirnya Buku Antologi Puisi “Sepercik Cahaya” karya Tim GLS dan Siswa-siswi UPT SMP Negeri 32 Gresik.

Lebih lanjut mantan Ketua Komunitas Wartawan Gresik (KWG) yang juga Penulis Buku “Telisik Hati” dan “Perang Tanpa Pasukan” ini memberikan apresiasi atas keseriusan dan kerja keras Tim GLS Siswa-siswi UPT SMP Negeri 32 Gresik yang telah sukses mempersembahkan Karya Perdana untuk sekolah tercinta.

Sedangkan siswa-siwi terpilih yang memiliki potensi besar dalam dunia kepenulisan yang karyanya ada di Buku Antologi Puisi “Sepercik Cahaya”, adalah:
Aisyah Bilqis Romadhoni, Alfino Dwi Affandi, Arfan Tsani Maulana, Ashilah, Asmat Apriliansyah, Aurel Febriyanti Syahrini, Cinta Aurora Putri Zuda, Eka Qurrota A’yun, Ezi Lauralita, Haniya Salsabila Valentina, Muhammad Dwi Haris Syahputra, Muhammad Bima Kurniawan, Muhammad Rizki Alvin Maulana, Nazirah Putri Lestari, Novia Nur Azurrah, Nur Nahdia Zahrah, Rizkia Putri Auliyah, Serli Harianti, Talita Izza Safira, Zafira Zahrotun Nisa’, Zalfa Zain Maulida, dan Zaskia Natasya Putri.

Terkait Karya Perdana Tim GLS Siswa-siswi UPT SMP Negeri 32 Gresik, menurut Telisik Hati yang juga alumni Jurusan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia IKIP Negeri Surabaya ini, Antologi Puisi “Sepercik Cahaya” adalah goresan pengalaman dan pemikiran mendalam para penyair dalam kepadatan kata-kata yang dipilih dengan cermat, hingga melahirkan tema-tema kehidupan.

Termasuk, cinta mereka kepada ayah, ibu, teman, dan gurunya. Seperti Penggalan Puisi karya Aisyah Bilqis Romadhoni, yang berjudul “Guru” : Ibu Bapak Guru/ Kau suapiku ilmu/ Saat ku haus pengetahuan/ Saat ku lapar spiritual/ Ibu Bapak Guruku/ Kau bimbingku dengan ikhlas hati/ Pengorbananmu tak terganti/ Pahala Surga Allah menanti//

“Luar biasa! Bahasanya sederhana, namun sarat makna. Pesan moral yang disampaikan mampu membangun  jembatan empati antara hati pembaca dengan pengalaman puitis yang disajikan para penulis. Mantap, Selamat menikmati “Sepercik Cahaya” di Bumi UPT SMP Negeri 32 Gresik,” pungkas Pemimpin Redaksi Media Online BN News / Bumi Nusantara News ini. (ono)

Komentar

Berita Terkait

Back to top button
Close