Pendidikan

SMA Muhammadiyah 10 GKB Gresik, Kenalkan Budaya Luar Negeri

Teks foto : Kepala Sekolah Smamio Ulyatun Ni’mah

GRESIK, DORRONLINENEWS.COM – Pengenalan budaya luar negeri dilakukan SMA Muhammadiyah 10 GKB Gresik (Smamio) kepada para siswa. Salah satunya dengan seru-seruan belajar budaya Korea.

Dalam program tersebut, Smamio mengandeng Pusat Bahasa Spemdalas (PBS) dan King Sejong Institute mengadakan kegiatan Korean Culture Day, yang merupakan kegiatan pengenalan budaya Korea.

Kepala Sekolah Smamio Ulyatun Ni’mah mengatakan kegiatan ini untuk meningkatkan wawasan dan mempelajari berbagai budaya yang ada di berbagai negara. Untuk itu pihaknya sangat bersemangat bisa menyelenggarakan kegiatan tersebut.

“Hari ini sangat spesial ya sampai hall kita disulap menjadi kampung Korea”, ungkap Ulyatun, Rabu (24/5/2023).

Ada berbagai macam jenis kebudayaan Korea yang dikenalkan kepada siswa melalui kegiatam Korean Culture Day tersebut, diantaranya Korean Food, Kaligrafi Korea, Handicraft, dan Hanbok.

Dalam kegiatan tersebut siswa mendapat misi mengunjungi booth-booth yang disediakan untuk mendapatkan stampel yang nantinya bisa ditukarkan dengan berbagai souvenir menarik.

Selama perjalanan misi tersebut siswa dapat merasakan pengalaman langsung kebudayaan tersebut. Dalam booth Korean Food siswa dapat mencicipi berbagai macam makanan khas korea, yaitu Japchae, Bulgogi, Kimchi, Tteokbokki, dan Chicken.

Sementara, Direktur King Sejong Institute Surabaya Herwindy Maria berharap dengan adanya kegiatan ini siswa dapat lebih mengenal budaya Korea.

“Kami berharap dengan diselenggarakannya kegiatan ini kami dapat mengenalkan budaya Korea secara lebih intensinve kepada siswa”, jelasnya saat memberikan sambutan secara virtual.

Salah satu siswa Smamio, Syahri Ramadhan  mengaku senang dan sangat bersemangat mencoba berbagai makanan khas Korea tersebut.

“Biarpun antri yang penting bisa incip makanan koreanya dulu, setelah itu baru main ke booth lainnya”, ungkapnya.

Tak hanya itu, para siswa juga berkunjung me booth Kaligrafi Korea. Disini siswa belajar menulis dengan huruf hangul. Setelah itu mereka mendapat kipas dan bisa menuliskan namanya dengan menggunakan huruf hangul. Sedangkan dalam booth Handicraft siswa belajar membuat 2 kerajinan khas Korea, yaitu topeng dan tirai traditional Korea. Dalam booth Hanbok siswa dapat mencoba busana khas Korea dan berfoto menggunakan pakaian traditional tersebut. (ono)

Komentar

Berita Terkait

Back to top button
Close