Peristiwa

Ucapan terima kasih Kepada Allah SWT Diwujudkan Sedekah Bumi Desa Dapet Merapatkan Warga untuk

Teks foto : kirab Tumpeng raksasa

GRESIK, DORRONLINENEWS.COM – Kepiawaian Pemdes Dapet, kecamatan Balongpanggang, Kabupaten Gresik, untuk mempersatukan warga yang dikemas dalam Sedekah bumi. Sebagai wujud mensyukuri nikmat Allah SWT dengan
menyelenggarakan sedekah bumi, dan santunan anak yatim.

Diawali dengan
Kirab tumpeng yang dikawal dengan punggowo ala era jaman Mojopahit. Kirab tumpeng raksasa dam bendera raksasa 100 meter dan lebar 4 meter yang di awali dari balai desa Dapet menuju ke Makam mbah Ronggo sehingga memacetkan kendaraan sepanjang yang melintasi dari arah Balongpanggang – Dawarblandong .

Acara sedekah bumi di fokuskan di halaman petilasan.mbah Ronggo yang dianggap sebagai cikal bakal desa Dapet.

Acara dihadiri oleh Muspika Balongpanggang, Anggota DPRD Gersik Moh. Safik AM, Kades Klotok. Suheri, Kades Ganggang H.Awi. Kades Wahas H.Maskur kades Tanahlandean Feri Dan perangkat serta masyarakat desa dapet guyub rukun kerto Raharjo.

Ketua Panitia sedekah bumi desa Dapet Sandi kepada masyarakat mengucapkan terimakasih atas kekompakan para warga dan kepada para donatur sehingga tercapainya cita cita bersama yaitu sedekah bumi desa Dapet Guyub Rukun kerto raharjo.

“Saya tidak bisa membalas apa apa hanya Allah SWT senantiasa nencatat sebagai amal baik”. Pintanya.

Perlu diketahui bahwa acara yang semeriah ini diselenggarakan secara perdana karena selama dua tahun vakum tidak ada kegiatan karena covid -19.

Sedangkan Kepala desa Dapet Siswadi dalam sambutannya acara ini diselenggarakan sebagai wujud syukur kepada Allah. SWT atas limpahan rahmad dan nikmat yang diberikan warga desa Dapet. Baik berupa kesehatan atau hasil pertanian yang melimpah. Untuk itu kita wajib mensyukuri nikmad dari Allah untuk itu kita bersedekah.

Selain itu untuk mempersatukan masyarakat, serta untuk menjalin kerjasama warga yang satu dengan yang lain.

“Karena bila.masyarakat sudah kompak maka untuk mewujudkan pembangunan di desa akan semakin muda”. Katanya.

Selain itu warga merasa jenuh karena dalam 2 tahun tidak bisa kemana – mana di rumah saja. Bahkan antar tetangga saja tidak kenal satu sama lain. Karena masing masing menjaga keluarga masing masing dari serangan Virua Covid -19.

Siswadi juga berharap agar acara sedekah bumi tidak hanya sekali saja melainkan secara terus menerus diadakan secara periodik dan akan dijadikan agenda tahunan.

Marilah dengan sedekah bumi kita jadikan tonggak untuk bersatu, semangat gotong royong untuk membangun desa dan memajukan desa yang kita cintai.

“Marilah kita lestarikan budaya tinggalan nenek moyang kita.” Pintanya. (Lono)

Komentar

Berita Terkait

Back to top button
Close