Peristiwa

Pusdikbanmin Kodiklatal Resmi Buka Program KIBI dan KIBA Mandarin Tahun 2022

Teks foto : Pusdikbanmin Kodiklatal Resmi Buka Program KIBI dan KIBA Mandarin Tahun 2022

SURABAYA, DORRONLINENEWS.COM – Guna membentuk prajurit TNI AL yang handal dan berkualitas pada bidang kemampuan berbahasa, khususnya bahasa Inggris dan Mandarin, Komando Pembinaan Doktrin Pendidikan dan Latihan TNI AL (Kodiklatal) melalui Pusat Pendidikan Bantuan Administrasi atau Pusdikbanmin kembali membuka program Kursus Intensif Bahasa Inggris (KIBI), dan Kursus Intensif Bahasa Asing (KIBA) Mandarin tahun anggaran 2022.

Bertempat di Plaza Pusdikbanmin kursus KIBI dan KIBA Mandarin Tahun 2022 resmi dibuka oleh Kabagopsjiandik Pusdikbanmin Letkol Laut (KH) Warsito, mewakili Komandan Pusdikbanmin Kolonel Laut (S) I Made Gede Budiartha, pada Kamis (8/9). Turut hadir dalam kegiatan pembukaan kursus dan orientasi yakni para Kabag, Kama, Komandan Sekolah, serta Pabingsis dan perwira staf Pusdikbanmin.

Ada 35 personel militer dan PNS tercatat mengikuti kursus, yang terdiri dari KIBI Siap Sesko Angkatan sebanyak 4 orang Perwira , kemudian KIBI PNS sebanyak 11 orang, dan KIBA Mandarin 20 orang. Selama tiga bulan secara intensif mereka akan belajar bahasa Inggris dan Mandarin untuk menciptakan SDM TNI AL yang berkualitas.

Selain kursus KIBI dan KIBA Mandarin, Pusdikbanmin juga menggelar masa orientasi Pasis Dikmapa PK TNI AL Angkatan ke-29 yang sedang menempuh program Pendidikan Dasar Golongan Lanjutan (Diksargolan) di Pusdikbanmin.

Danpusdikbanmin dalam amanatnya yang dibacakan oleh Kabagopsjiandik menyampaikan harapan kepada siswa KIBI maupun KIBA Mandarin, setelah selesai melaksanakan kursus ini mereka mampu berbahasa Inggris dan Mandarin dengan baik dan benar secara lisan maupun tulisan pada tingkat dasar. Juga dapat menggunakan tata bahasa yang baik dan benar serta mampu mengaplikasikannya dalam pelaksanaan tugas sehari- hari.

Sementara kepada pasis Dikmapa TNI AL Angkatan 29 yang mengikuti masa orientasi, Danpusdikbanmin menegaskan jika kegiatan tersebut bukan sekedar seremonial belaka melainkan upaya memupuk rasa senasib, sejiwa dan sepenanggungan atau yang disebut dengan jiwa korsa. Sehingga masa orientasi hendaknya dijalani dengan penuh semangat dan ikhlas. (Pen Kodiklatal)

Komentar

Berita Terkait

Back to top button
Close