Peristiwa

Rencana Vaksinasi Kepada Penerima BLT DD Terancam Mendapat Penolakan

Teks foto : Irham Nurdiyanto Kabid bina pemerintahan desa

SAMPANG, DORRONLINENEWS.COM – Terus melonjaknya sebaran virus corona di Kabupaten Sampang pulau Madura membuat pemerintah daerah (pemda) mengeluarkan kebijakan baru.

Kebijakan yang dikeluarkan oleh pemerintah yakni seluruh aperatur pemerintah di tingkat desa (perangkat desa) harus melaksanakan vaksinasi.

Tidak hanya para perangkat desa, keluarga penerima mampaat (KPM) bantuan langsung tunai dana desa (BLT DD) diharuskan melakukan vaksinasi sebagai persyaratan pencairan bantuan tersebut.

Namun,suara sumbang mulai terdengar terkait rencana pemerintah daerah mengharuskan penerima bantuan BLT DD yang di haruskan melakukan vaksinasi.

Salah satu warga penerima mampaat BLT DD asal kecamatan torjun menolak kebijakn itu,bahkan dirinya dengan tegas tidak mau kalau di vaksin.

“Lebih baik saya tidak mendapatkan BLT DD jika harus di vaksin ucap warga tersebut ke awak media ini.

Plt dinas pemberdayaan masyarakat dan pemerintahan desa (DPMD) Kabupaten Sampang melalui kepala bidang (kabid) Bina Pemerintahan Desa Irham Nurdiyan to membenarkan rencana vaksinasi kepada perangkat dan penerima BLT

Menurutnya,untuk aparatur pemerintahan desa itu tertuang dalam pasal 8 ayat 4 hurup b.

“Sedangkan pasal 8 ayat 4 hurup f untuk penerima bantuan dana desa (BLT) ” jelas Irham.

Untuk vaksinasi akan kami lakukan dengan pelayanan yg terbaik sesuai dengan alur kesehatan dan tentunya untuk mempermudah para aperatur pemerintahan desa dan penerima BLT DD.

“Maka tenaga vaksinasi akan dilaksanakan di masing masing desa dengan bersinergi bersama TNI-POLRI” tuturnya.

Di juga mengajak untuk ikut mensukseskan vaksinasi guna melindungi diri sendiri dan keluarga, bahkan Irham juga mengatakan proses vaksinasi kepada keluarga penerima mampaat (KPM) bantuan langsung tunai dana desa (BLT DD) akan di mulai dalam minggu ini ke belakang (pencairan tahap 3) dan ini sudah berlaku.

“Bagi KPM penerima program BLT DD yang tidak mau di vaksin,maka uangnya tidak bisa di cairkan” ucap Irham Selasa (22/6/2021) via pesan elektronik whast app.(awa)

Komentar

Berita Terkait

Back to top button
Close