Peristiwa

Deteksi Dini, Ketua dan Pengurus Cabang BS Jalasenastri AAL Jalani Test Swab

Teks foto : Ketua Cabang Berdiri Sendiri (CBS) Jalasenastri Akademi Angkatan Laut (AAL) Ny. Eni Edi Sucipto, Wakil Ketua, Ny. Nana Endi Supardi dan seluruh pengurus beserta stafnya menjalani Test Swab di Rumkital drg. M. Nainggolan, Kesatrian AAL, Bumimoro, Surabaya

SURABAYA, DORRONLINENEWS.COM – Ketua Cabang Berdiri Sendiri (CBS) Jalasenastri Akademi Angkatan Laut (AAL) Ny. Eni Edi Sucipto, Wakil Ketua, Ny. Nana Endi Supardi dan seluruh pengurus beserta stafnya menjalani Test Swab di Rumkital drg. M. Nainggolan, Kesatrian AAL, Bumimoro, Surabaya pada Kamis (1/10).

Sebelum melaksanakn tes Swab, Ketua Cabang BS Jalasenastri AAL menyerahkan bantuan Alat Pelindung Diri (APD) sejumlah 29 buah dan face shield sejumlah 62 buah (rangka kaca mata 32, plastik sebanyak 30) dari Ketua Umum Jalasenastri Ny. Vero Yudo Margono kepada Rumkital drg. M. Nainggolan AAL yang diterima Karumkital drg. M. Nainggolan Mayor Laut (K) drg. Sophian.

Ketua Cabang BS Jalasenastri AAL mengatakan, pengambilan sampel Swab ini dilakukan untuk memastikan semua pengurus dan staf pendukung Cabang BS Jalasenastri AAL bebas dari virus Corona (Covid-19).

“Alhamdulillah, kita memiliki kesempatan untuk melaksanakan tes Swab, sebagai upaya untuk memastikan kesehatan kita, sekaligus sebagai upaya pencegahan dan deteksi dini untuk terbebas dari pandemi dan tidak akan menimbulkan klaster baru dalam penyebaran virus ini,” terang Ketua Cabang BS Jalasenastri AAL ini.

Usai pelaksanaan tes Swab, Eni –sapaan akrab Istri Gubernur AAL, Laksda TNI Edi Sucipto, S.E., M.M. ini- mengingatkan pengurus dijajarannya untuk tetap disiplin menjalankan 3 M (Memakai Masker, Mencuci Tangan dan Menjaga Jarak).

3 M ini lanjut Eni, merupakah hal yang wajib dilakukan dimasa adaptasi kebiasaan baru dalam rangka menghindarkan diri dari paparan Covid-19 dan memutus penyebarannya. “Disiplin menjalankan protokol kesehatan, adalah vaksin untuk melawan Corona, sebelum ditemukan vaksin dan obatnya,” tegasnya.

Penularan Covid-19, tidak mengenal status sosial, pejabat, dokter, hingga rakyat biasa, senior, junior, orang-orang terdekat sekalipun sama-sama berpotensi terpapar virus ini.

“Ancaman Covid-19 tidak terlihat, tetapi nyata, korban terus berjatuhan, sehingga diperlukan komitmen kuat dan disiplin ketat serta kesadaran bersama untuk menjalankan protokol kesehatan,” tuturnya.

Untuk itu, Ia menekankan pengurus dijajarannya untuk tidak lengah dalam berinteraksi yang dilakukan, baik di kantor, di rumah saat melakukan aktifitas keseharian, untuk tetap waspada menerapkan disiplin pola hidup sehat dan disiplin protocol kesehatan. (Kabagpen AAL/Lono)

Komentar

Berita Terkait

Back to top button
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker