Peristiwa

Wali Kota Habib Hadi : Hari Ini Taman Maramis Dibuka

Teks foto : Walikota Probolinggo membuka Taman Maramis

PROBOLINGGO, DORRONLINENEWS.COM – Sumber Portal kota probolinggo yang di tulis oleh jajaran dinas Kominfo Pemkot Probolinggo ( Fahmi ) bahwa Setelah penandatanganan pakta integritas antara tokoh masyarakat, tokoh agama dan pelaku usaha di Taman Maramis, Senin (7/9) lalu, pemantauan terus dilakukan oleh Satpol PP Kota Probolinggo. Dan, hari ini, Rabu (9/9), Wali Kota Hadi Zainal Abidin akan membuka kembali taman yang terletak di wilayah Kecamatan Kanigaran tersebut.

“Hari ini (9/9) saya perintahkan Satpol PP untuk kembali membuka Taman Maramis,” tegasnya, saat memimpin apel anggota Satpol PP dan Damkar di kantornya. Katanya, ketegasan yang diambil oleh Pemerintah Kota Probolinggo berlaku untuk semua fasilitas umum (fasum) yang ada agar masyarakat ikut andil menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan masing-masing.

“Tindakan tegas (penutupan) membuat semuanya sadar bahwa kebersamaan menjaga tempat yang sudah difasilitasi oleh pemerintah bukan dijadikan ajang yang melanggar norma serta aturan,” imbuh Habib Hadi.

Wali kota menilai, Satpol PP adalah garda terdepan dalam penegakkan kedisiplinan bekerjasama TNI dan Polri yang sudah melaksanakan kegiatan sejak awal pandemi COVID 19. “Terima kasih atas dedikasinya untuk serta menjaga ketertiban, keamanan masyarakat kota melalui penegakan disiplin,” ujarnya.

Pada kesempatan itu, Habib Hadi juga meminta Kepala Dinas Satpol PP Agus Efendi berkoordinasi dengan camat dan lurah untuk menyalurkan informasi ke RT dan RW. Bahwa masyarakat yang akan mengurus administrasi perizinan di Mal Pelayanan Publik (MPP) tidak perlu datang dini hari.

“Setiap hari memang ada kuota hanya 60 orang yang dilayani. Namun ada informasi yang tidak benar, segera (Satpol PP) bicara dengan camat dan lurah untuk meneruskan ke RT RW sehingga tidak terjadi hal-hal yang tidak kita inginkan,” lanjut wali kota.

Habib Hadi juga menantang Satpol PP untuk memberantas tempat perjudian di Kota Probolinggo yang sudah ia kantongi datanya. “Dalam satu minggu ini Satpol PP segera pasang banner di tempat-tempat itu agar tidak dilanjutkan kegiatan yang meresahkan masyarakat,” tantangnya.

“Siap,” jawab Kepala Satpol PP yang pagi itu juga kena prank anak buahnya, sampai menangis bahagia tepat di perayaan hari lahirnya. Agus Efendi sampai dijeburkan ke kolam setelah anak buahnya akting tawuran di sela apel yang dipimpin Wali Kota Habib Hadi. (Indra/Lono)

Komentar

Berita Terkait

Back to top button
Close