Ekonomi dan Bisnis

Pemkab Gresik Komitmen Dorong Perkembangan Sektor Usaha Kreatif Dan UMKM

Pemkab Gresik

Teks Foto : WaKIL Bupati Gresik mengunjungi Perkembangan Sektor Usaha Kreatif Dan UMKM milik Masruhin

 

GRESIK, DORRONLINEnews.com –
Ditengah pandemic Covid-19, sejumlah pelaku usaha kreatif dan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) berjibaku agar tetap bisa berproduksi. Salah satunya adalah usaha kreatif sabun mandi dan hand sanitizer yang ada di Desa Bolo, Kecamatan Ujungpangkah, Kabupaten Gresik.

Pembuatan sabun mandi dan hand sanitizer tersebut memanfaatkan pengolahan dari jeruk nipis yang di ekstraksi. Jeruk nipis yang didapatkan tersebut merupakan hasil perkebunan di wilayah Ujungpangkah yang merupakan sentra perkebunan jeruk nipis dengan hasil yang melimpah di sana.

Siang tadi, Selasa (11/08/2020), sentra usaha rumahan tersebut dikunjungi oleh Wakil Bupati Gresik Moh. Qosim. Dirinya bertemu langsung dengan ketua UMKM setempat sekaligus penggagas ide pemanfaatan ekstraksi jeruk nipis untuk dijadikan sabun mandi dan hand sanitizer, Masruhin (35).

Ditengah kesibukannya sebagai Wakil Bupati Gresik, Moh. Qosim sengaja berkunjung ke industry rumahan itu untuk melihat langsung kegiatan produksi dan menanyakan kendala di Pandemic Covid-19 seperti saat ini.

“Produksi sabun yang saat ini saya kunjungi adalah salah satu pelaku usaha kreatif yang menjadi salah satu pelaku usaha yang berjibaku dan bertahan di tengah pandemic covid-19. Namun kendati demikian, saya lihat produksinya tetap berjalan walaupun untuk kalangan sendiri,” katanya.

Wabup Qosim mengaku sangat mengapresiasi usaha kreatif karena telah mampu memanfaatkan potensi yang ada di sekitar desa. Meskipun di tengah kondisi pandemic covid-19 yang sedang melanda dan proses produksi masih dalam skala kecil, namun Wabup Qosim memberikan keyakinan bahwa kelak akan menjadi usaha dengan tingkat produksi dengan skala besar.

“Pemerintah hadir dan berkomitmen untuk menjamin para pelaku usaha kreatif agar dapat terus melakukan usahanya serta agar ekonomi kita menjadi kuat, terlebih Covid-19 berdampak kepada keberlangsungan usaha mereka,” jelas Wabup.

Masruhin, ketua UMKM setempat menyampaikan kepada Wabup dengan adanya Covid-19 ini semestinya produk sabun dan hand sanitizer ini dapat diedarkan di tengah masyarakat. Namun karena kendala izin edar, maka untuk saat ini hanya bisa diedarkan untuk kalangan sendiri.

Menanggapi hal tersebut, Wakil Bupati Moh. Qosim menyatakanb sector ekonomi khususnya para pelaku UMKM dan industry kreatif harus dibantu dan didorong agar mereka tetap bisa berkembang.

“Pemerintah mempunyai komitmen kuat untuk mendorong sector UMKM agar dapat berkembang. Salah satunya adalah memberikan kemudahan dalam pengurusan izin. Termasuk izin edar yang baru saja diceritakan mas Masruhin. Asalkan semua prosedur sudah terpenuhi, dapat dipastikan proses perizinan dapat dilakukan dengan mudah,” ungkap Wabup. (Lono)

Komentar

Berita Terkait

Back to top button
Close