Pemerintahan

Menyonsong New Normal, Kabupaten Gresik Perkuat Upaya Penegakan Protokol Kesehatan Di Semua Bidang

Pemkab Gresik

Teks Foto : Bupati Sambaari Saat Pimpin Rapat  foto : Dok

 

GRESIK, DORRONLINENEWS.com -Pemerintah melalui Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) tengah menyusun sejumlah langkah guna menyongsong new normal. Mengingat pandemic Covid-19 masih belum bisa diprediksi kapan akan selesai.

 

Dengan melibatkan seluruh pemerintah daerah, baik provinsi serta kabupaten/kota, Kemendagri berencana akan menggelar lomba inovasi dengan tema ‘Penyiapan Tatanan Normal Baru Produktif dan Aman Covid-19’. Ini merupakan langkah pemerintah untuk mengatasi pandemic Covid-19.

 

Ajang lomba inovasi tersebut dimaksudkan sebagai kesiapan daerah dalam menyambut new normal dengan tatanan kehidupan baru yang produktif dan mengedepankan protocol keehatan Covid-19.

 

Tahapan-tahapan telah disusun dan yang paling penting saat ini adalah tahapan prakondisi atau conditioning. Conditioning merupakan langkah antisipasi dan kesiapan menyongsong kehidupan baru atau yang lebih dikenal dengan new normal.

 

Pemerintah Kabupaten Gresik sebagai salah satu kabupaten yang akan ikut andil dalam lomba inovasi tersebut juga tengah bersiap. Aktifitas tetap produktif dan normal dengan mengedepankan protocol-protokol yang disusun oleh semua bidang agar aman dari Covid-19.

 

Ada 7 sektor yang akan yang akan diperlombakan. Diantaranya adalah sektor pasar tradisional, pasar modern, restoran, hotel, PTSP yang memberikan pelayanan public satu pintu, kemudian tempat wisata dan juga transportasi umum. 7 sektor tersebut kemudian membuat simulasi dan protokolnya.

 

Berkaitan dengan kesiapan Kabupaten Gresik dalam mengikuti lomba inovasi tersebut, Bupati Gresik, Sambari Halim Radianto, mengatakan bahwa semua sector yang diikutkan lomba akan dijadikan sebagai percontohan bagi sector lainnya di Kabupaten Gresik. Nantinya 7 sektor tersebut diharuskan menerapkan protocol kesehatan Covid-19 secara ketat.

 

“Misalnya persediaan tempat cuci tangan beserta sabun, menyediakan thermogun, hand sanitizer hingga diisnfektan, kemudian baik petugas dan pengunjung harus memakai masker dan menjaga jarak aman,” kata Bupati Sambari, Minggu (31/05/2020).

 

Di sector pasar tradisional, Pemkab Gresik menunjuk Pasar PPS, warung apung rahmawati sebagai sector restoran, Gress mall di sector pasar modern, hotel Aston inn di sector perhotelan dan juga wisata Setigi di sector tempat wisata.

 

“Penerapan protocol kesehatan di sector-sektor tersebut nantinya dijadikan sebagai percontohan sector lainnya sebagai upaya dalam penegakan protocol kesehatan (PPK),” ujar Bupati Sambari.

 

Masih menurut Bupati Sambari, nantinya output lomba akan dikemas dalam bentuk video yang menggambarkan protocol kesehatan yang dijalankan. Misalnya bagaimana semua orang memakai masker. Lalu ada tempat cuci tangan, ada hand sanitizer terutama dalam hal memberikan pelayanan.

 

“Kami berharap, dari output lomba tersebut bisa jadi model dan betul-betul aplikatif di semua bidang dan dapat ditiru oleh sector lainnya. Disisi lain, kami juga ingin memberikan pembelajaran bagi masyarakat kira-kira gambaran kehidupan baru seperti apa dibidang tersebut. Karena sekarang ini masyarakat masih meraba-raba. Kami Pemerintah akan terus mensosialisasikan kepada masyarakat. Kendati demikian, kami juga berharap kerjasama masyarakat dalam menyongsong kehidupan baru atau new normal  ini,” pungkasnya. (Lono)

Komentar

Berita Terkait

Back to top button
Close