Peristiwa

Bisnis Lendir Melalui Online Berhasil Diringkus Polres Gresik

Polres Gresik

Kapolres Gresik  AKBP Kusworo Wibowo bersama tersangka Saat melakukan Konferensi Pers

GRESIK, DORRONLINENEWS.com  – Polres Gresik, Jawa Timur bongkar prostitusi Online di kota Santri. Setelah beroperasi selama 1 tahun, prostitusi online di Gresik, yang berjuluk Kota Santri akhirnya berhasil di ungkap, setelah Kepolisian setempat berhasil menangkap mucikarinya yang tak lain adalah pasangan suami istri (Pasutri).

Hal tersebut disampaikan Kapolres Gresik, AKBP Kusworo Wibowo saat konferensi pers di Mapolres Gresik, Selasa (19/11/2019). “Mucikarinya adalah pasangan suami istri berinisial BS dan AS, warga Kecamatan Menganti,” ungkapnya.

Menurut Kapolres, pasutri tersebut menawarkan layanan esek-esek melalui aplikasi Whatsapp kepada calon pelanggan. Selain itu, terangnya, Pasutri tersebut juga menyediakan rumahnya sebagai tempat melakukan kegiatan pelacuran.

“Jadi, selain menawarkan jasa prostitusi online, tersangka juga menyediakan rumahnya sendiri sebagai tempat melakukan transaksi,” terangnya.

Kapolres melanjutkan, tarif sekali kencan adalah Rp.400.000,- dengan rincian Rp.300.000,- untuk korban wanitanya dan Rp.100.000,- ribu untuk komisi mucikarinya.

“Ada 3 wanita yang selama ini melayani prostitusi ini yang berusia antara 30 sampai 35 tahun. Semuanya warga Gresik,” ujarnya.

Pengungkapan kasus tersebut, kata Kapolres berlangsung pada hari Kamis 14 Nopember lalu, saat saksi SWK berencana melakukan hubungan badan melalui perantara tersangka AS.

Kapolres Gresik AKBP Kusworo Wibowo mengungkapkan, ada dua pasal yang disangkakan ke pelaku yakni Pasal 296 KUHP berbunyi barang siapa dengan sengaja menyebabkan atau memudahkan perbuatan cabul oleh orang lain dengan orang kain, diancam dengan pidana penjara paling lama satu tahun empat bulan.

Sementara Pasal 506 KUHP menyatakan, barang siapa menarik keuntungan dari perbuatan cabul seorang wanita dan menjadikannya sebagai pencarian, diancam dengan kurungan paling lama satu tahun.

“Masing-masing dijerat pasal berlapis, yang hukuman maksimal dua tahun lebih penjara,” ungkapnya, dalam membongkar kasus prostitusi, Polres Gresik juga mengamankan beberapa barang bukti berupa tisu, dua handphone yang digunakan transaksi dan sprei. (Lono)

Komentar

Berita Terkait

Back to top button
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker