Hukum dan KeamananPeristiwa

Empat Warga Desa Babatan Kedapatan Bawa Sabu-Sabu Diamankan BNN Gresik

 

GRESIK, DORRONLINENEWS.com –
Empat Warga Balongpanggang berhasil diamankan oleh Tim Bidang Pemberantasan BNNP Jatim dan BNNK Gresik. Mereka diamankan di Indowarkop Desa Setro jalan Raya Menganti, kecamatan Menganti, Kabupaten Gresik.

Dari kelanjutan hasil penyelidikan Tim Intelijen dari pengungkapan sebelumnya, Tim mendapatkan informasi perihal pelaku tindak pidana narkotika yang akan melakukan transaksi narkotika jenis sabu di wilayah Gresik.

Berdasarkan hasil giat profilling terhadap kegiatan yang dilakukan target H (26) warga Desa. Babatan kecamatan. Balongpanggang, Kabupaten Gresik, Jatim. Diperoleh fakta-fakts bahwa akan dilaksanakan transaksi oleh target.

Pada pukul 05.00 wib target H bersama M A terlihat berputar-putar di pasar Benowo dengan menggunakan R2 dan langsung menuju arah Kecamatan Balongpanggang, Kabupaten Gresik, petugas menyakini target sudah mengambil narkotika dan langsung menuju kedai kopi milik P untuk menumpang tidur. Sehingga diputuskan untuk dilakukan penangkapan di kedai kopi,

Dan benar setelah dilakukan penggeledahan di temukan barang bukti narkotika seberat 100 gr bruto yg di kemas dalam bungkus plastik hitam. Berdasarkan keterangan H ditambah jejak digital pada alat komunikasi diperoleh fakta bahwa S yang melakukan retail terhadap barang yg ada pada H.

Dari hasil penangkapan ditemukan barang bukti 1paket narkotika jenis sabu dengan berat total 100gram/brutto, 1 paket narkotika jenis sabu dg berat total, 1 Unit R2 vario warna hitam, 2 unit alat timbang digital dan 1 buah buku rek. Mandiri dan 3 buah atm.

Petugas BNNK Gresik berhasil mengamankan 4 tersangka yakni H (26) , MAR (20) ,P (20) , S (30) .4 Tersangka ini merupakan warga Desa Babatan, Dusun Kedungjati. Kecamatan Balongpanggang, Kabupaten Gresik

 

Tersangka merupakan anggota jaringan pengedar narkotika yang di kendalikan HSG dari dalam lapas porong, peran h adalah sebagai gudang yang nantinya akan mendistribusi kepada S untuk dilakukan retail.

Tindakan selanjutnya melakukan penyidikan terkait tindak pidana narkotika sebagai mana yg dimaksud dalam pasal 114 Ayat (1) Subs. Pasal 112 Jo. Pasal 132 UU RI No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman Hukuman pidana penjara paling singkat 5 (lima) tahun penjara; maksimal 20 Tahun penjara atau seumur hidup dan juga melakukan penyidikan terkait TPPU sebagai mana yg dimaksud dalam Pasal 137 huruf (a) dan huruf (b) UU No. 35 tahun 2009 ttg Narkotika dan Pasal 3, Pasal 4 dan Pasal 5 UU No 8 Tahun 2010 ttg TPPU. (Devi/Lono)

Komentar
Tag

Berita Terkait

Back to top button
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker